Teks foto : Masyarakat yang mengantri mengisi BBM disalahsatu SPBU di Kota Medan
SUMUT - Terkait adanya isu kelangkaan BBM yang viral di Media Sosial diduga akibat perang yang berada diluar negeri sehingga kapal minyak tidak dapat bersandar, membuat warga ketakutan dan berbondong - bondong mengantri di SPBU yang berada di Kota Medan.
Pantauan awak media dilapangan menjelaskan, isu tersebut membuat salah satunya SPBU di Jalan Pancing Medan Dan di Jalan Cemara Simpang Jalan Hanif Medan mengantri panjang, Jumat (06/04/2026) Pagi.
Menanggapi isu tersebut, awak media mencoba mengkonfirmasi ke M. Romi Bahtiar selaku Manager Comunication & CSR Sumatera Bagian Utara Pertamina menjelaskan, isu tersebut tidak benar.
" Tidak benar itu bang, masyarakat hanya panik buying, stok bbm aman", jelas nya kepada awak media melalui hp sellular nya via pesan singkat whatssapp.
Romi pun menambahkan dan menghimbau kepada masyarakat luas agar tidak panik buying.
"Untuk masyarakat dihimbau agar tidak panic buying, membeli sewajarnya bbm untuk kebutuhan pribadi, dan jangan menimbun bbm, karena merupakan tindakan melawan hukum", tegas nya.
(FI)
