Praktik Penyelewengan Solar Subsidi di Deli Serdang: Operator SPBU 14.205.164 "ED" Terlihat "Bestian" dengan Pelangsir

Redaksi
0

 


Teks foto : Terlihat yang bukan operator mengisi minyak dimobil (atas), Operator memasuki kursi penumpang diduga sedang mengambil setoran (bawah kiri), Foto operator (bawah kanan).


DELI SERDANG, Realitynews.live – SPBU dengan kode 14.205.164 yang terletak di Jalan Lintas Sumatera, Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, diduga secara terus-menerus melakukan penyelewengan penyaluran BBM subsidi jenis solar. Bahan bakar yang seharusnya ditujukan untuk kepentingan masyarakat umum ini justru banyak disalurkan kepada para pelangsir yang diduga merupakan bagian dari jaringan mafia BBM.


Hasil pantauan tim awak media di lokasi pada Selasa (21/07/2026) siang, terlihat antrean panjang kendaraan yang hendak mengisi solar subsidi. Di antara antrean tersebut, banyak kendaraan pelangsir yang berulang kali mengantri, keluar lokasi, lalu masuk kembali untuk mengisi BBM kesekian kalinya dalam hari yang sama.


Tim media juga mendapati fakta mencolok: operator SPBU yang diketahui bernama Edi terlihat masuk ke dalam salah satu mobil langsir saat giliran pengisian. Hal ini memperkuat dugaan bahwa pihak pengelola SPBU sudah sangat akrab dan menjalin hubungan khusus dengan para sopir pelangsir. Selain itu, petugas yang sedang mengisi bahan bakar ke tangki teridentifikasi sebagai pria bertubuh kurus berambut pirang dengan pakaian biasa, yang diduga bukan merupakan karyawan resmi yang ditugaskan di SPBU tersebut.

 

Saat dimintai keterangan, operator bernama Nanda pada awalnya berdalih bahwa kendaraan tersebut hanya mengisi bahan bakar satu kali saja.


"Iya isi sekali bang, hanya sekitar Rp 400.000," ujarnya. Namun ketika tim media memberitahukan bahwa kendaraan tersebut sudah tercatat masuk dan mengisi bahan bakar hingga dua kali dalam hari yang sama, Nanda terdiam dan tidak mampu memberikan penjelasan lebih lanjut.


Para operator selanjutnya meminta tim media untuk menghubungi pihak bernama Juanda, yang dinilai mampu menjelaskan adanya aktivitas pelangsiran yang terjadi di SPBU tersebut.

 

Dari sisi lain, saat dikonfirmasi terkait kapasitas muatan kendaraan yang digunakan, sopir pelangsir inisial "DN" alias Reza tersebut mengakui mobil yang dikemudikannya dilengkapi tangki tambahan (baby tank) dengan kapasitas muatan mencapai 450 liter.


"Iya bang, di dalamnya muatannya hanya 450 liter," akuinya singkat sebelum menutup pembicaraan.


(Tim)

Post a Comment

0Comments
Post a Comment (0)